Beberapa orang sudah kulewati. Tapi tetap kamu. Hanya kamu....
Tetap kamu. Hanya kamu.
Kamis, 07 Agustus 2014
Beberapa orang sudah kulewati. Tapi tetap kamu. Hanya kamu....
Bagiku....
Kamis, 09 Januari 2014
Bagiku....
Dia pernah menyayangiku dengan begitu sempurna....
Karena dia yang menyayangiku dengan terlalu...
Dia pernah menyayangiku dengan begitu sempurna....
Karena dia yang menyayangiku dengan terlalu...
Cinta yang tersembunyi
Kamis, 07 November 2013
Ntah 10 atau 12 tahun yang lalu aku baca notes ini, awalnya aku baca di sebuah majalah dan dibawahnya dicantumkan pengarangnya : no name.
Banyak orang yang posting notes ini di blog2 mereka, mungkin mereka pun menyukainya sama seperti aku....
Cinta yang tersembunyi,...
Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.
Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan Cinta...
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah dan tengah mencari, dan mereka yang telah mencoba.
Karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata "aku turut berbahagia untukmu"
Apabila cinta tidak bertemu, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi,
Kau mungkin menyadari, bahwa kamu menmukan cinta dan kehilangannya,
tapi ketika cinta itu mati kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.
Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh,
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak seharusnya ada,
cintamu akan tetap dihatinya, sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata "aku lupa..."
Menunggu selamanya ketika kamu berkata "tunggu sebentar..."
Tetap tinggal ketika kamu berkata "tinggalkan aku sendiri..."
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata :bolehkah saya masuk?"
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan dia bila ia berbuat kesalahan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti,
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan.
Lebih menyakitkan menangis dalam hati daripada menangis tersedu atau mengadu, air mata yang keluar dapat dihapus,
sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka dihatimu yang tidak akan pernah hilang.
Sayang, dalam cinta kita sangat jarang peduli, tapi ketika cinta itu tulus, meskipun kau acuhkan, cinta tetap mulia, dan kamu seharunya berbahagia, hatimu dapat mencintai seseorang yang kau sayangi.
Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang, bukan karen orang itu berhenti mencintai kita, melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya.
Namun bilapun kau benar2 mencintai seseorang, jangan lepaskan dia
Bila dia tidak membalasmu, barangkali dia tengah ragu dan mencari
Jangan percaya bahwa melepaskan berarti kamu benar2 mencintainya tanpa suatu balasan,
Mengapa tak berjuang demi cintamu?
Mungkin itulah cinta sejatimu.
Kadang kala, orang yang paling mencintaimu adalah orang yang tak pernah menyatakan cinta padamu, karena takut kau berpaling dan memberi jarak, dan bila ia suatu saat pergi, kau akan menyadari ia adalah cinta yang tidak kamu sadari.
Maka mengapa kau tak mengungkapkan cintamu, bila kau memang mencintainya, meskipun kau tak tahu apakah cinta itu ada juga padanya?
Kita Tidak Sekuat Itu
Senin, 11 Maret 2013
Aku menulis ini tidak berharap suatu hari kamu lagi sakaw atau teler lalu tanpa sadar kamu baca blogku, aku hanya berharap, aku dapat mengingatkan diri sendiri bahwa kita pernah berada di titik paling mengenaskan, setidaknya itu yang aku rasa.
Banyak yang bilang, sekuat mana kita setia, sehebat mana kita merancang, selama mana kita menunggu sekeras mana kita bersabar, sejujur mana kita menerima kekasih kita, selama mana kita bertahan bersamanya, pasti selalu ada hal yang membuat kita..... hmmm mari kita sebut saja itu "cobaan"
Mungkin hari ini kita mengambil keputusan yang benar, tidak hanya berdiri menunggu, apalagi mundur kearah yang kita benci.
Kamu tahu, mungkin kita akan selalu butuh seseorang untuk bercerita, sebuah bahu yang nyaman untuk bersandar, atau bahkan menangis, seseorang yang bisa dipeluk, yang kemudian tahu begitu banyak hal tentangmu, tentang perasaanmu, tentang hal-hal yang selama ini disembunyikan.
Dan kamu tahu, ketika di tengah-tengah, entah bagaimana aku merasa sudah-sangat-salah-jalur
Kemudian aku merasa semua baik-baik saja, padahal disisi lain aku tahu dan paham, itu bukan sesuatu yang bisa kita bilang "baik-baik saja"
Ternyata aku belum sekuat itu, yaaaa....
Kehidupan adalah sebuah perjalanan, hei kamu....
Kamu tahu itu kan? Jadi sebenarnya kita harus tetap berjalan bahkan saat kita tidak tahu tujuan yang pasti.
Kita harus tetap hidup bahkan saat kita merasa tersesat
Lalu setelah kita berhasil meyakinkan diri untuk melanjutkan kehidupan, yakinlah bahwa jawaban akan datang di akhir perjalanan....
Cinta ke-8
Sabtu, 29 Desember 2012
8 Bulan, bukan waktu yang teramat lama, bukan pula waktu yang teramat singkat,...
Semakin kesini, kita juga semaking berkembang, makin stabil kalo katamu.
Ada kalanya aku kehilangan dirimu dan menemukannya kembali,
Aaaaahh, kita yang dulu selalu memberi kabar, menanya kabar, bersedih, selalu menangis karena rindu dan ingin bertemu.
Melarangku bersedih padahal kamu sendiri juga menangis tersedu.
Dulu, komunikasi adalah sesuatu yang "primer", sekarang? Hanya sebuah "kelap kelip"
Dulu, hati kita yang berbicara, sekarang? Hanya sebuah "sapaan" di seberang telpon.
Entahlah, mungkin kita hanya sedang tak tahu apa yang sedang kita rasakan.
Bukan tak ada hati, apalagi tak ada napsu.
Aku hanya minta,
Jangan buat hati kita jatuh, kalau kita tidak bersungguh2 ingin menangkapnya kembali.
__________________________________________
Mengenalmu adalah susah, senang, bahagiaku.
Mengenalmu adalah kelap kelip hidupku.
Mengenalmu adalah mengerti apa itu sabar
Mengenalmu adalah mengerti apa arti singkatnya pertemuan.
Mengenalmu adalah mengerti apa itu pintar.
Mengenalmu adalah mengerti apa itu "jarak"
___________________________________________
Kita tahu dan kita tak harus menatap satu sama lain, tetapi memandang keluar ke arah yang sama
Kita tahu dan kita tak harus sama satu sama lain untuk saling mengerti dan mencintai
Kita tahu dan kita tak harus memaksa sempurna, karena perasaan seperti itulah yang membuat perjalanan kita begitu berharga sampai saat ini.
____________________________________________
Belum terlambat untuk memperbaiki yang belum "sempurna" menurut kita
Belum terlambat untuk lebih saling memahami segala perbedaan
Belum teralmbat untuk saling mengisi kekosongan hati
Belum terlambat untuk merangkai kembali rindu kita, yang sempat tersita
Belum terlambat untuk merautkan kebencian dan kemarahan kita menjadi kemesraan
Belum terlambat untuk aku menyeka air mata dan kesedihanmu menjadi senyum dan tawa
Aku tahu, waktu tidaklah abadi, tetapi kita harus tetap bersyukur dan berbahagia pada Yang Diatas, karena kita pernah mendapatkan perasaan seperti ini.
Terima kasih ya, aku ucapkan, untuk kamu yang telah mengisi hari2 di hidupku.
Meskipun belum "sempurna" aku tetap bersyukur betapa beruntungnya aku punya dirimu :)
Beginilah aku, rangkaian rahasia kecil yang selalu kamu tunggu,....
PS : Terima kasih buat kamu, untuk kata2nya diatas, semoga memang kita tidak cuma sekedar "SESAAT"
Message from @emeresiana
Rabu, 19 Desember 2012
Suaramu terdengan seperti hembusan angin segar di gagang telfon,
Apa kabarmu kawan?
Semoga waktu memperlakukanmu dengan baik.
Oh ya,...tentu saja aku kangen padamu.
Bahkan sampai detik ini kau selalu ada di speed dial handphone dan hatiku,....
Apa kabarmu kawan?
Semoga waktu memperlakukanmu dengan baik.
Oh ya,...tentu saja aku kangen padamu.
Bahkan sampai detik ini kau selalu ada di speed dial handphone dan hatiku,....
______ Message from @emeresiana ______
┐(ˇ.ˇ")┌
Minggu, 16 Desember 2012
Terserah Tuhan bilangnya ini apa, tapi aku lebih senang menyebut kalau ini,.....
KARMA
Ini maumu kan?
Senin, 22 Oktober 2012
Apa kamu mau terus seperti ini?
Silahkan lakukan sesukamu,
Aku tak punya hak buat marah juga kan? :)
Aku sudah tidak peduli lagi.
Bukan, bukan aku tidak peduli lagi padamu,
Hanya saja aku sudah tidak peduli lagi pada perasaanku.
Ya, perasaanku.
Yang memang sama sekali tidak penting. :)
Aku pikir sudahlah, ini rinduku. Kamu tak perlu tau.
Kehilangan (lagi)
Rabu, 17 Oktober 2012
Dalam hidup, semua orang datang dan pergi.
Tapi yakinlah, ketika seseorang pergi dari hidupmu, seseorang lainnya telah menunggu untuk masuk di kehidupan kita.
Bertemu dan berpisah pasti selalu ada. Perih? Sudah pasti.
Yaaaahhh, mungkin benar juga kata Kahlil Gibran : "sesuatu yang ungkin paling kita kasihi akan nampak lebih nyata dari kejauhan".
Kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia....
Hari ini aku kembali terluka atas sebuah "PERPISAHAN". Ah mungkin sudah cukup kita mengukir kenangan, karena kita tak harus disini, kita tak harus selalu bersama.
Setiap rindu yang akan muncul, setiap nafas yang akan berhembus, semua harapan yang akan kita raih, semua langkah yang akan kita tapaki, yakinlah disana pasti selalu ada sebuah cinta.
Biarkan airmata menemani kita hari ini, karena dia memang hadir untuk ini, untuk sebuah perpisahan.
Ahhhh, hari - hariku sekarang terasa begitu lama untuk dilewati. Apakah sehari telah berubah jadi 48 jam? Waktu seakan merangkak seperti siput.
Ashuku sayaaaang, selamat melanjutkan langkahmu, semoga kita bisa bertemu lagi dalam senyuman yang lebih indah.
Walaupun mungkin takkan kudapati lagi teman sepertimu, yang selalu ada ketika aku bersedih, ketika aku butuh seseorang untuk hanya sekedar menemaniku makan malam, orang yang selalu mendengarkan masalah kecil sampai masalah besar sekalipun,
Yap, aku memang pernah mengalami hal lebih buruk dari ini, toh "kehilangan" memang bukan hal baru buatku.
Tapi yang dinamakan "kehilangan" tetep rasanya sama. Sakit.
![]() |
| goodbye ashuku, we love U |
Ntahlah. Aku hanya berangan.
Selasa, 28 Agustus 2012
Kadang ada hal diluar nalar yg ternyata bisa mendominasi. Lebih dari sekedar MAPAN, lebih dari sekedar TAMPAN, lebih dari sekedar "kaya, pendidikan tinggi, dari keluarga baik- baik" cukup hanya karena dia baik aja... ( ^⌣ƪ)
Hmm, tak banyak yang kuminta pun, aku hanya menginginkan seorang yang seperti papa, orang yang sebaik papa, sekuat papa, sesabar papa ketika sedemikian borosnya kata keluar dari mulut mama, orang yang tak pernah lelah menawarkan bahunya untukku, orang yang selalu bilang " ada aku. semua akan baik2 saja" bukannya malah "gue bilang juga apa!!"
Kepada kamu, yang entah siapa nanti jodohku,...
Jika nanti aku memilihmu, itu berarti kamu hebat, kamu sudah bisa mengalahkan hebatnya papa,...
Ntahlah. Aku hanya berangan.
Menatapmu dari sisi yang paling sederhana
Kamis, 05 Juli 2012
"Setiap kali kita bertemu, akupun menabung rindu,.." begitu kata Djenar Maesa Ayu.
Awesome!! Ifeel loved already!
A bunch of thanks to U
Thanks for colouring my life
Thanks for everything
Thanks to be my Homo :D
Hmmm, benarkah dalam setiap pertemuan pasti akan menghasilkan sesuatu yang dinanti?
Percaya atau tidak, akupun dulu begitu,...
Selalu menganggap penantian itu membosankan, sampai pada suatu hari, kamu selalu menawarkan sebuah pertemuan,...
Rasanya selalu ada yang menggelitik ketika kuingat semua pertemuan kita, ditempat biasa kita bertemu, ada yang selalu tersisa, tak pernah ada yang terlupa, tak pernah ada yang luput dari perhatian kita,
Entah itu sesuatu yang "hina" atau apapun,...
Walaupun pertemuan kita tak selalu sempurna, tapi terima kasih untuk setiap perbincangan hati yang selalu menyenangkan,...
Masih kuingat pesanmu suatu hari,
"Temen? yakin kamu rela cuma jadi temenku,...??"
Dan entah kenapa cinta selalu saja seperti ini.
Membuat kita berjalan hingga titik terjauh, dan melupakan waktu.
Entahlah, semua terjadi begitu saja, kamu hadir dan aku menyukaimu,....
Seperti tak terasa, akupun telah melupakan waktu.
Lalu kamupun bilang, :
"Dan memang kita sepertinya lebih dari itu, kita saling membutuhkan."
Masih ingatkah kamu juga pernah bilang, :
"Saat itu aku udah mulai suka sama kamu, kamu baik banget, kamu lucu, kamu seru, gak bosenin, dan gak tau kenapa, setelah pertemuan itu, aku jadi pengen ketemu kamu terus, lagi, dan lagi. Walaupun aku tau, aku cuma jadi ban serep, mau gimana lagi, udah suka,..."
Jangan jauh2 yaaaa, agar aku bisa selalu genggam jemarimu,...
I'll miss U more today than yesterday
and count the minutes til I see U again, hahaayyy,...
"Tak harus sesuatu yang sempurna untuk menjadikan kebahagiaan, cukup bersama kamu sebentar saja, tertawa bersama, itupun sudah cukup membuat kita selalu bahagia dan tersenyum,"
Itupun katamu,....:)
Katamu
Jumat, 18 Mei 2012
Kita ini apa,...???
Kamu bilang : yang pasti, aku cinta kamu, kamu cinta aku, udah,..."
"So, you think u have a PERFECT relationship after u say "I love u" to each other & celebrate ur anniversary weekly? meh.
Tapi, aku ga pengen cuma bentar aja sama kamu, sayang, "pernah hadir", "pernah kenal", n pernah2 yg lain..
Itulah katamu,...
Hmmm, dan buatku, itupun cukup.
Kamu bilang : yang pasti, aku cinta kamu, kamu cinta aku, udah,..."
"So, you think u have a PERFECT relationship after u say "I love u" to each other & celebrate ur anniversary weekly? meh.
Tapi, aku ga pengen cuma bentar aja sama kamu, sayang, "pernah hadir", "pernah kenal", n pernah2 yg lain..
Itulah katamu,...
Hmmm, dan buatku, itupun cukup.
Hanya Tuhan yang mengerti.
Selasa, 15 Mei 2012
Hanya Tuhan dan orang tua kita yang bs mencintai kita apa adanya.
Hanya Tuhan dan orang tua kita yang mampu mencintai kita tanpa syarat.
Kita semua, mencintai dan dicintai tidak bisa apa adanya dan tanpa syarat.
Jika benar kita mencintai apa adanya, mengapa kita menolak kehadiran seseorang yang mencintai kita hanya karena dia bukan seseorang yang kita harapkan?
Jika benar kita bisa mencintai tanpa syarat, mengapa kita mesti marah kepada seseorang yg kita cintai hanya karena dia tidak bisa memahami kita sepenuhnya?
Sudahlah, kita semua tahu dan jangan lagi melakukan pembenaran atas kebodohan yang kita perbuat.
(Hope Happy Ending)
Selasa, 20 Maret 2012
Bahagia untuk pasangan itu sendiri, pasti. Yang aku bahas disini adalah happy ending yg 'sempurna', yang juga mendapat restu dari orang lain. Kalo hanya sekedar happy ending untuk berdua itu hal mudah. Yang penting saling cinta, saling berbagi dalam suka duka, lalu hidup berdua sampai tua. Dan mati. Mudah kan?
Tetapi masalahnya sekarang untuk mendapat happy ending yang sempurna itu kita juga butuh 'restu' dari orang lain. Dan itu tidak mudah, kita akan berhadapan dengan banyak manusia, banyak otak, banyak perasaan. Ribet ya?!
Memang sih pada kenyataannya setiap hubungan itu memiliki keunikan masalah sendiri - sendiri. Kita tidak bisa membandingkan setiap hubungan. Tidak bisa. Karena hubungan itu sebenarnya fleksibel. tergantung masing2 individu, tergantung situasi & kondisi, tergantung lingkungan sekitar, dan tergantung pada banyak hal lain.
Silahkan pilih jalanmu sendiri, jalani, dan terima apapun yg nanti menjadi akhir dari jalanmu itu.
Akupun begitu.
Satu yang pasti, jangan pernah menyesal dengan keputusanmu. Karena happy ending, apapun bentuknya sebenarnya adalah salah satu 'akibat' dari keputusan kita di awal tersebut.
Baiklah, sekarang aku tak ingin menuntut apa-apa lagi darimu,
Mari kita berjuang untuk happy ending.
Langganan:
Postingan (Atom)







